Memiliki judul game online yang sama belum tentu berarti dua pemain dapat langsung bergabung dalam satu sesi. Seseorang mungkin bermain melalui komputer, sementara temannya menggunakan konsol dengan sistem yang berbeda. Agar keduanya dapat bertemu di dalam permainan, game tersebut perlu mendukung hubungan antarplatform yang mereka gunakan. Kemampuan bermain bersama melintasi platform biasa disebut cross-play. Sementara itu, cross-progression berkaitan dengan keberlanjutan progres pemain ketika menggunakan platform lain yang didukung. Perbedaannya terletak pada tujuan: cross-play menghubungkan sesi bermain, sedangkan cross-progression menghubungkan bagian perkembangan pemain yang memang diizinkan untuk dibagikan. Sebuah game dapat menyediakan salah satu kemampuan tersebut tanpa menyediakan keduanya secara penuh. Karena itu, ketersediaan judul pada beberapa perangkat tidak cukup untuk memastikan seluruh fitur saling terhubung. Dalam panduan BOS67 ini, kedua konsep dibahas agar pembaca dapat merencanakan pengalaman game online lintas platform dengan harapan yang tepat. Bayangkan dua teman ingin bermain bersama setelah masing-masing menyelesaikan perjalanan awal pada perangkat berbeda. Mereka perlu memeriksa dukungan bermain bersama, bukan hanya memastikan nama game terlihat sama. Jika salah satu kemudian ingin berpindah perangkat, persoalannya berubah menjadi pemeriksaan progres yang dapat dilanjutkan. Dengan memisahkan dua kebutuhan tersebut, pemain lebih mudah mencari penjelasan yang relevan dan memahami mengapa suatu fitur tersedia pada satu situasi, tetapi tidak berlaku pada situasi lainnya.
Sebelum mengajak teman bermain lintas platform, samakan informasi dasar mengenai game yang digunakan. Catat nama judul, edisi, platform, serta mode yang ingin dimainkan. Perbedaan edisi atau pembagian layanan dapat memiliki aturan tersendiri, sehingga keterangan dukungan perlu dibaca untuk kombinasi yang benar-benar digunakan. Cari penjelasan pengembang mengenai platform yang dapat saling bertemu dan apakah ada pengaturan khusus untuk mengaktifkan cross-play. Jika tersedia sistem pertemanan di dalam game, periksa identitas yang diperlukan untuk mengirim undangan. Nama tampilan pada perangkat belum tentu sama dengan identitas pemain pada layanan permainan. Kesalahan kecil saat mencari teman bisa membuat undangan tidak ditemukan meskipun kedua platform sebenarnya kompatibel. Mulailah dengan satu sesi singkat untuk memeriksa apakah undangan diterima, anggota dapat masuk ke kelompok, dan mode pilihan bisa dibuka bersama. Perhatikan pula apakah tersedia komunikasi yang dapat digunakan seluruh anggota, sebab dukungan bermain bersama tidak dengan sendirinya menjelaskan semua fasilitas percakapan. Pembahasan BOS67 tentang cross-play menekankan persiapan berdasarkan kebutuhan kelompok yang nyata. Misalnya, kelompok yang terdiri dari tiga platform perlu memeriksa dukungan untuk keseluruhan kombinasi tersebut. Jangan menyimpulkan bahwa keberhasilan dua pemain bergabung otomatis berlaku untuk anggota ketiga. Dengan pemeriksaan yang terarah, waktu berkumpul dapat digunakan untuk bermain setelah hambatan kompatibilitas yang mendasar sudah dipahami dan diselesaikan sesuai petunjuk pengembang.